Kamis, 12 April 2012

GGG! :)


Enam laga tersisa, namun peluang memuncaki klasmen sudah hampir dipastikan tertutup.  Okelah tambahan 24 angka bisa mengatrol perolehan poinnya sekaligus menjaga keunggulan atas dua rival sekotanya.  Tapi, rasanya menggeser “Setan Merah” dari puncak klasmen adalah misi yang mustahil.  Selisih 18 poin hanya mungkin terlampaui jika skenario terburuk menimpa tim asuhan Sir Alex Ferguson tersebut: minimal imbang atau bahkan kalah di enam laga sisa, yang akan sangat sulit menjadi mungkin! 

Target yang jauh lebih realistis bagi tim ini adalah mengamankan posisi di tiga besar hingga musim kompetisi 2011/2012 ini berakhir.  Yang juga cukup realistis paling berusaha mengkudeta tim sekota pemuncak klasmen saat ini di peringkat dua dengan satu catatan saja:  MAKSIMALKAN ENAM LAGA SISA!  Bukan rahasia lagi kalau tim asa London Utara ini punya penyakit kambuhan yang sering kali jadi penghamabat terbesar dalam upaya menghentikan puasa gelar selama tujuh tahun: INKONSISTENSI.  Jika boleh berandai-andai, ada dua hal yang ingin diulangi:  andai tim ini tidak jorok membuang poin di awal-awal paruh musim pertama dan andai tim ini bisa memasukan satu gol di San Siro.  Tentu, jika keduanya menjadi nyata saat itu, kini akan lain ceritanya.  Masih ada dua ajang perburuan gelar tersisa  bagi tim ini.

Tapi, the game must go on, right?!?  Percayalah, akan ada masa ketika tim ini pada akhirnya mampu mengakhiri puasa gelarnya dengan sempurna, seperti:  dapat treble tanpa terkalahkan (kalau tanpa kebobolan terlalu mengawang-ngawang ya itu) di ketiga kompetisi tersebut.  ketiga gelar tersebut  bersal dari pertama kompetisi tertua di negaranya, kedua kompetisi liga domestik, serta kompetisi level benua tempatnya tinggal dengan mengalakan tim-tim yang pernah mengalahkannya di ajang ini seperti dua tim belang masing-masing asal  Spanyol dan Italia.  *harapan—bukan khayalan ya—tingkat tinggi!*

Kembali ke masa kini, kemenangan susah payah atas tim barunya Samir Nasri musim ini semalam menjadi modal penting bagi tim ini buat paling tidak ajeg di posisi tiga.  Andai saja pekan lalu tren positif tim berkostum merah-putih ini tidak dipatahkan QPR, kemungkinan mengkudeta duo Manchester masih cukup kuat.  Tapi, yang lalu biarlah berlalu, kembali ke topik awal yang penting saat ini bagi tim ini ialah fokus meraih poin penuh di enam laga pamungkas.  Masih ada derby penting melawan tim sekota.  Tiga tim satu kota berebut dua tempat tersisa ona Champion, barangsiapa tidak fokus, hemm…hampir dipastikan harus rela turun kasta ke Liga Eropa, termasuk tim ini.  Jadi sekali lagi sekaligus menutup posting ini dua pesan saja bagi tim ini: BE FOCUS AND CONSISTENT, GUNNERS! GO GUNNERS GO! J

Tidak ada komentar: