Tampilkan postingan dengan label GUNNERS 2010/2011 :)). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GUNNERS 2010/2011 :)). Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Desember 2010

Gunners on Improvement!

Bulan Desember bisa dikatakan sebagai bulan yang bersahabat dengan GUNNERS. Pasalnya di awal bulan ini, GUNNERS akhirnya mampu mengambil alih posisi puncak klasmen Liga Inggris dengan 32 poin menggeser posisi MU, yang masih menyisakan 1 laga yang ditunda akibat salju, dengan 31 poin. Chelsea yang juga berpeluang merebut kembal tahta klasmen sementara sayangnya terganjal saat melawat ke dengan hanya menambah satu poi dari hasil imbang 1-1. Dengan demikian saat ini klub tiga teratas penghni papan klasmen sementara Liga Inggris masing-masing hanya berjarak satu poin saja. Artinya, peluang untuk menjadi juara masih sangat terbuka bagi ketiga klub tersebut: ASRENAL, MU, dan CHELSEA. Sementara itu beberapa hari sebelum Gunners mengambil alih posisi puncak klasemen, tim asal London Utara ini memastikan diri melaju ke babak Semi Final Piala Liga (Carling Cup). Selain itu Gunners pun akhirnya memastikan diri lolos ke babak Knock Out Liga Champion 2010/2011 setelah meraih kemenangan 3-1 atas Partizan Belgrade di Emirates kamis dini hari WIB. Menariknya ada sosok Samir Nasri, pemuda berkebangsaan Prancis, di balik kesuksesan Tim besutan Arsene Wenger di tiga kompetisi yang berbeda tersebut.

EPL: BIG MATCH VS MU

Posisi Arsenal sebagai peuncakklasmen sementara berpotensi bertahan lebih lama jika saja pasukan berjuluk The Young Gunners ini mampu mencuri tiga angka di Old Trafford Senin (13/12) waktu setempat atau selasa dini hari WIB. Yah, selasa dini hari nanti GUNNERS dijadwalkan akan dijamu oleh MU di Old Trafford. Sebagai tim tamu tentu tim gudang peluru ini tidak lebih diunggulkan dari tuan rumah, apalagi keungkinan besar tim yang sebagian besar berisi talenta muda ini belum akan diperkuat oleh sang kapten, Cesc fabregas, yang belum sembuh dari cederanya. Robin van Versie yang menyumbang gol di laga melawan Partizan pun masih diragukan untuk tampil penuh. Hal ini tentu saja menjadi suatu ketidakberuntngan bagi Gunners dan menuntut sang Professor untuk berfikir keras mengatur strategi.

Sebaliknya, kondisi tersebut justru menguntungkan bagi kubu the Red Devil sebagai tuan rumah. Mereka bukan saja diuntungkan oleh absennya para punggawa utama timyan sempat melambungkan nama Thiery Henry ini, namun juga dukungan para penonton sekaligus pendukung setianya. Selain itu keercayaan diri para pemain setan merah juga sedang meningkat seiring dengan performa mereka yang stabil. Meski kalah di perempat final Piala Liga, mereka mampu meraih hasil imbang di match day ke-6 Liga Champion dengan 1-1 melawan Valencia. Dan meski kehilangan Paul Scholes yang cedera, sir Alex ferguson masih memiliki Denilson yang belakangan bermain apik. Kemenangan atas Gunners nantinya akan membawa mereka ke puncak klasmen, bahkan ditambah satu laga sisa yang belum dimainkan Mu berpeluang meperlebar jarak hingga lima poin dengan Asrenal.

Untuk itu, Samir Narsi dkk., wajib meraih poin di laga super big match senin esok. Jika ingin lebih aan mengingat MU masih memiliki 1 laga tunda maka tiga poin harus berhasil dibawa pulang ke Emirates. Selain menjaga posisi, kemenangan atas tim sekota Manchester City ini akan meningkatkan kepercayaan diri para pemain muda Gunners. Apalagi mereka juga membuka peluang untuk menjuarai piala liga sekaligus mengakhiri paceklik gelarnya sejak terakhir tahun 2004. Para pemain Gunners pasti sangat antusias menyambut gelar perdananya setelah penantian sekian tahun. Kehilngan Cesc Fabregas dan Robin van Persie pun sepertinya tidak akan terlalu melemahkan kekuatan GUNNERS mengingat performa gemilang yang ditunjukkan Samir Nasri di beberapa laga terkhir GUNNERS. Ia mampu mencetak dua gol kemenangan Gunners atas Aston Villa di EPL, serta 1 gol di ajang Liga Champion. Dan iapun sejauh ini dinilai sanggup mengantikan peran kapten mereka Cesc Fabregas sebagai pengatur serangan sekaligus jendral lapangan tengah tim sekota Chelsea ini. Karenanya peluang GUNNERS untuk meraih poin sempurna sama terbukanya dengan tuan rumah.

Menilik berbagai faktor di atas, secara keseluruhan bisa disimpulkan bahwa kedua tim sama-sama memiliki kekuatan dan kelemahan tertentu dan sama-sama berhasrat untuk memenangi laga crusial nanti. Karenanya, laga senin nanti pasti akan berlangsung menarik. Penonton akan disuguhi duel classic nan menarik antar Red Devil menjamu the Young Gunners. Bagaimana klub yang didominasi oleh pemain senior sarat pengalaman berhadapan dengan timyang diisi oleh sekelompok anak muda dengan semangat menggebu? Bagaimana ketika strategi dari sosok karismatik Sir Alex Ferguson bertemu dengan strategi dari si jenius Arsene Wenger di lapangan? Bagaimana duel pemain muda Denilson dan Nasri yang keduanya sedang memperlihatkan grafik pernampilan yang meningkat? Apakah lga ini akan berakhir dengan kemenangan bai tim tuan rumah atau justru tim tamu atau bahkan kedunya saling berbagi angka 1-1? Siapa pun pemenangnya yang pasti akan mepengaruhi susunan klasmen sementara (sampai akhir paruh pertama) EPL. Baik Arsenal maupun MU dan bahkan Chelsea sekalipun masih sangat berpeluang menjadi yang teratas, dan persaingan pun masih akan ketat hingga paruh pertama musim 2010/2011 ini berakhir. Oleh karena itu, jangan lewatkan pertandingan-pertandingan yang sangat menentukan itu, terutama laga BIG Match MU vs ASRENAL, selasadini hari nanti! (semoga ditayangkan..HARUS..aamiin!)

CHAMPION LEAGUE: Lolos dari Lubang Jarum; Masuk arena Matador!

Tim asal Inggris yang di fase-fase awal bergulirnya babak penyisihan grup Liga Champion tampil begitu impressive dengan meraih kemenangan berturut-turut atas lawan-lawannya ini, sempat terseok saat memasuki match day ke-4 dan ke-5. Setelah dalam tiga laga awal mampu memenangkan duel dengan skor meyakinkan, performa Gunners seakan melempem ketika dipaksa meyerah berturut-turut oleh FC Braga dan Shaktar Donesk. Tegabung dalam grup H bersama Shaktar Donesk (Rusia), FC Braga (Portugal), dan Partizan Belgrade(Serbia), hingga match Day ke-5 Gunners menempati posisi ke-2 dengan 9 poin dari tiga kemenangan, sama dengan Braga di posisi tiga (beda selisih gol), dan tertinggal 3 poin dari Shaktar di puncak klasmen. Maka dari itu kemenangan mnjadi harga mati bagi tim yang diarsiteki oleh lelaki Perancis Arsene Wenger jika ingin lolos ke fase knock out. Pasalnya posisi Arsenal masih mungkin direbut oleh Braga yang akan dijamu Shaktar di laga terakhir. Jika Arsenal dan Braga sama-sama menang maka akan ada tiga tim dengan poin yang sama 12 sehingga tim yang lolos akan ditentukan oleh head-to-head, sementara bila keduanya kalah GUNNERs lebih berpeluang, namun jika kemudian Braga menang sementara Gunners imbang atau malah kalah maka usailah riwayat Gunners di Liga Champion 2010/2011 ini.

Beruntung di laga terkahir yang digelar di Emirates Stadium, tim asal negeri Ratu Elizabeth ini mampu menembus pemainan bertahan Partizan. Gunners unggul lebih dahulu melalui pinalti Robin Van Versi di pertengahan babak pertama. Tujuh menit babak kedua berjalan, Partizan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 memanfaatkan kelengahan para meriam muda London tsb. Beruntung Theo Walcott yang masuk di menit ke menggantikan berhasil membuat Gunners kembali unggul 2-1 sebelum dilengkapi oleh gol yang diciptakan oleh (lagi-lagi) Samir Nasri. Hingga pluit akhir ditiupkan, skor 3-1 untuk keunggulan Gunners tidak berubah lagi. Tiga biji kemenangan membawa Gunners menempati posisi ke-2 di bawah Shaktar yang ternyata mampu mengalahkan perlawanan Braga. Dengan demikian Shaktar dan Arsenal menjadi dua tim terakhir yang menggenapi 16 tim yang lolos ke fase knock out. Pengundian sendiri baru akan dilaksanakan tanggal 17 Desember mendatang.

Antara Jerman dan Spanyol

Finish di posisi kedua membuat Gunners berpotensi bertemu tim unggulan lebih dini. Sebagai runner up, di fase 16 besar yang menggunakan sistem home and away nanti, Arshavin dkk., besar kemungkinan akan mengahadapi satu dari empat tim berikut: Barcelona, Real Madrid, Shalke, dan Bayern yang merupakan juara grup. Sebenarnya Chelsea, MU, dan Tottenham Hotspurs pun menjadi juara grup, namun dikarenakan peraturan yang melarang saling berteunya dua tim dari satu Negara yang sama di fase awal babak knock out sehingga keempatnya tidak akan saling menumbangkan di babak awal.

Dari keempat calon lawan yang akan dihadapi Gunners, Shalke menjadi tim yang peluang mengalahkannya lebih besar ketimbang ketiga tim lainnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa Barca, Real Madrid, dan Bayern adalah tiga tim besar yang pernah dan bahkan masih menguasai Eropa. Ketiganya, terutama Barca dan Madrid, sama-sama menjadi tim favorit juara. Mereka diunggulkan karena teknik dan komposisi tim yang tidak bisa diragukan lagi. Barca memiliki Messi, Iniesta, dan Xavi yang merupakan kandidat tearatas peraih Balon d’Or tahun ini; Madrid memiliki Ronaldo, Kaka, Mezut Ozil, Sami Khedira, dn Iker Casillas. Semuanya merupakan pemain dengan skill individu di atas rata-rata. Sementara Bayern, meski tidak meiliki pemain dengan kualitas sehebat Messi dan Ronaldo, jangan lupa bahwa mereka ialah finalis musim sebelumnya. Perjuangan mereka harus kandas di tangan Inter Milan di final saat itu. Jadi ketiganya sama-sama akan menjadi lawan yang tangguh dan tentu tidak akan mudah dikalahkan oleh anak asuh the Professor.

Tanpa bermaksud merendahkan kualitas Shalke, tetapi menilik pada komposisi tim dan berkaca pada pengalaman musim-usim yang lalu peluang Gunners untuk lolos ke 8 besar akan ebih terbuka jika beradapan dengan Shalke. Tanpa bermaksud menjadi pesimis juga, peluang Gunners untuk lolos dari 16 besar akn relatif lebih sulit ketika harus menghadapi Barcelona, Real Madrid, dan Bayern. Barcelona bahkan sudah dua kali menghempaskan Gunners di Liga Champion yaitu di Final tahun 2006 dan di SF tahun 2008. Dengan Madrid, meski belumpernah bertemu, tapi ingat bahwa mereka kini diarsiteki oleh seorang Jose Morinho yang tahun lalu sukses mengantar Inter Milan meraih kembali titel Liga Champion setelah menanti selama puluhan tahun.

Meski demikian baik sang arsitek, Arsene Wenger, maupun para pemain Gunners menyatakan kesiapannya melawan tim manapun. Bahkan dalam sebuah wawancara sebagaimana dikutip dalam sebuah artikel di laman goal.com, Robin van Persie menyatakan hasratnya sebagai penggemar bola untuk menghadapi Barca atau Madrid. Sementara sang Pelatih Arsene Wenger mengatakan bahwa yang ia ketahui hanyalah timnya berpeluang 50% ke Jerman dan 50% ke Spanyol. Siapa pun lawannya kelak, semoga GUNNERS bisa menunjukkan performa terbaiknya dan memenangi laga tersebut yang akan mendekatkannya pada titel Champion pertamanya.

Penulis said (Semacam Epilog *halahhh) …

Yah peluang Gunners memang 50-50, 50 ke Jerman, 50 ke Spanyol. Penulis sih berharap Arsenal tidak bertemu dengan Barcelona dan Madrid dulu mengingat peluangnya yang cenderung lebih kecil. Sebaliknya melawan Shalke dan bahkan Bayern akan lebih mudah menurut penulis (so toy yah! hahaha). Yah, overall, dengan performa nya yang cenderung sedang meningkat semoga GUNNERS bisa tetap konsisten. Di EPL bisa mengatasi MU dan mengamankan peringkat pertama; di Caling Cup semoga berhasil menembus final dan membawa pulang trofi pertama selama 6 tahun ini; dan di Champion semoga hasil undian berpihak pada GUNNERSàlawan Shalke/Bayern. Aamiin. GO GUNNERS GO!!! ^%^

Nb: mohon maaf yah kalo mersa terganggu dengan postingan yang kepanjangan ini, yah penulis sih hanya berpesan jika berminat silakan baca dan tinggalkan komentar, jika tidak berminat yah tidak usah dibaca..hehehe (piis ahh )

Sumber

Goal.com

Kamis, 02 Desember 2010

GUNNERS Latest Match

hoalaaaahh...long time no post about GUNNERS! Udah banyaaaaaak BGT pertandingan yang mereka lewati! Dan penulis juga sudah cukup banyak ketinggalan because of one and the other things :((. Tapi do't be worried everybody, penulis teteup ngikutin perkembangan GUNNERS, our pride :)). Tadinya sih penulis mau ngereview satu-satu, tapi demi efektivitas wakru dan efisiensi laman, akhirnya penulis memutuskan untuk mempostkan LInk nya saja.. Do, here is the LINK of GUNNERS' match this 2010/20100 season, enjoy.. :))


http://www.goal.com/id-ID/teams/england/94/arsenal/calendar



Sabtu, 16 Oktober 2010

Gunner's 8th Match on EPL 2010/2011

Arsenal Vs Birmingham









*Preview*
Laga ke-8 bagi Gunners, sekaligus laga come backnya sang kapten, Cesc Fabregas, setelah absen sejak menderita cedera pertengahan September lalu. Sejak itu, entah kebetulan ataupun tidak, the Gunners seakan dijauhi oleh dewi fortuna. Pasalnya belum sekalipun tim asuhan Arsene Wenger ini memenangi pertandingan di EPL; dari tiga pertandingan terakhirnya Gunners menelam dua kali kekalahan masing-masing oleh West Bromwich dan Chelsea serta ditahan imbang Sunderland. Bahkan kekalahan dari WBA diperoleh di hadapan pendukung sendiri, betapa menyakitkan. Maka tak heran jika kemudian laga melawan Birmingham ini menjadi begitu spesial. Karena selain digelar di Emirates, di laga ini pun sejumlah punggawa Arsenal yang sempat dihantam cedera beberapa waktu lalu sudah mulai bisa kembali dimainkan seperti Theo Walcott, Nichlas Bendtner, dll. Dan, laga ini pun sekaligus menjadi pembuktian bahwa tim asal London Utara ini masih amat layak diperhitungkan!

Kemenangan menjadi mutlak bagi Gunners untuk memperpendek jarak poin mereka dengan pemimpin klasmen sementara Chelsea yang mencapai tujuh poin. Terlebih, malam nanti Chelsea akan bertangdang ke Villa Park, markas Aston Villa yang baru sekali menelan kekalahan di laga kandang. Belum lagi absennya sejumlah pemain pilat ti asuhan Carlo Ancelotti itu seperti Drogba dan Lampard, yang sedikit banyak akan mempengaruhi jalannya pertandingan. Hal ini jelas menjadi keuntungan sendiri bagi Arshavin dkk., sebab sangat mungkin Chelsea akan terjegal dan kemenangan akan memangkas ketertinggalan mereka, itupun jika ingin tetap berada di jalur juara. Sementara itu, Manchester United dan Liverpool masing-masing menjamu WBA dan dijamu Everton. MU, meski bermain di kandang mesti tetap waspada jika tidak ingin mengalami hal yang sama seperti the Gunners saat dilumat di kandang sendiri. Pun Liverpool yang baru saja mendapat secercah motivasi baru pasca usainya kemelut kepemilikan mereka, harus berjuang keras menghadapi tuan rumah yang tak bisa sipandang sebelah mata. Terlebih lagi, laga antara Liverpool melawan Everton yang merupakan tim sekota yang biasa disebut derby Merseyside ini selalu menjadi salah satu laga terpanas di EPL.

Well, kita lihat saja apakah semuanya akan mendapat tambahan masing-masing 3 poin? Yang pasti laga nanti malam akan menjadi begitu penting bagi Arsenal mengingat lawan yang bakal dihadapi relatif lebih mudah dari rival-rivalnya. Namun, bukan berarti kerja Wenger dan anak asuhnya akan ringan-ringan saja karena Birmingham yang akan diperkuat oleh mantan punggawa Arsenal, Alexandre Helb, tidak akan membiarkan tuan rumah mengantongi tiga angka cuma-cuma. Jangan lupakan pengalaman menjamu WBA beberapa minggu lalu, jadi WASPADALAH, WASPADALAH! GO GUNNERS GO!!! :))

Senin, 04 Oktober 2010

Gunners 7th Match on EPL 2010/2011

Derby London: Chelsea Vs Arsenal

Partai Big Match pekan pertama Oktober ini mempertemukan dua tim tertangguh asl London, Chelsea sang pemuncak klasmen sementara menjamu Arsenal, penghuni tangga ketiga (sebelum digeser Manc. City). Partai ini selayaknya big match lainnya senantiasa dinantikan para penikma bola di seluruh dunia. Maklum saja, Chelsea dan Arsenal sama-sama menjadi bagian dari the big four yang menjadi icon liga Inggris. Maka pertemuan sesama penghuni big four ini selalu menarik dan ditunggu-tunggu.

Kali ini Stamford Bridge menjadi saksi rivalitas kedua klub yang sama-sama meraih kemenangan di partai terahirnya di liga Champion. Statistik menunjukkan dalam empat pertemuan terahir, the Gunners selalu tumang di tangan the Blues. Hal ini menjadikan Chelsea berada dalam posisi yang diunggulkan. Tidak berlebihan memnag megingat sejauh ini permainan Chelsea cukup konsisten dengan hanya baru kalah sekali tanpa pernah kalah di enam pertandingan terakhirnya. Sementara Arsenal harus puas dngan 11 poin dari enam laga, dengan sekali kalah, duakali draw, dan tiga kali menang. Catatan ini tentu saja semakin memperkuat posisi tim asuhan Carlo Ancelotti ini untuk lebih diuntungkan.

Dan ternyata, prediksi banyak pihak itu menjadi kenyataan. Lagi-lagi skuad Arsene Wenger mesti mengakui keunggulan sang juara bertahan. Mereka dipaksa menyerah 2-0 melalui gol yang diciptakan Didier Drogba beberapa menit sebelum turun minum dan Alex sepuluh menit menjelang waktu normal habis lewat tendangan bebas Alex. Bahkan, semifinalis Liga Champion dua tahun lalu ini hampir saja berkali-kali menjebol gawang yang dijaga oleh Luis Fabianski seandainya tidak terjebak off side. Beruntung, hingga peluit akhir ditiupkan tidak ada lagi gol yang bertengger di jala gawang tim asal London Utara itu.

Arsenal sendiri sebenarnya bukan tanpa peluang. Meski tidak diperkuat beberapa pemain pilarnya yang masih berkutat dengan cedera (termasuk sang kapten Cesc Fabregas), sebenarnya permainan yang ditampilkan Andrei Arshavin dkk., ini mampu mengimbangi permainan John Terry dkk. Di babak pertama bahkan Chamakh, Nasri, serta Arshavin berkli-kali mendapat pleuang untuk menciptakan gol bagi kubu the Gunners. Sayangnya penyelesaian yang (mungkin) masih belum tenang serta pertahanan yang kokoh dari tim tuan rumah, berakibat pada tidak satu pun gol tercipta bagi kubu tim yang bermarkas di Emirates Stadium ini. Dan, hingga menit terahir tak ada golbalasan tercipta hingga Gunners harus pulang dengan tangan hampa.

Hasil ini tentu saja semakin memantapkan Chelsea di pucuk klasmen didikuti Manchester City dan Manchester United di posisi kedua dan ketiga. Sementara Gunners, tanpa tambahan poin, harus rela turun satu peringkat ke posisi empat klasmen sementara. Hasil ini pun semakin memerpanjang rekor pertemuan antara kedua tim sekota ini, dan memperlebar jarak poin antara Chelsea dan Arsenal yang kini mencapai 7 poin (tidaaaaaak!)! Dan hasil ini pun disebu-sebut menggambarkan peta kekuatan liga Inggris yang sesungguhnya.

Well terlalu dini memang kalau kita menyebutkan bahwa Chelsea lah sang calon kuat juara EPL musim ini. Karena bagaimanapun ini adalah sepakbola yang memunkinkan sgala sesuatunya terjadi selama bola msih bergulir di lapangan. Tak ada sesuatu yang pasti dalam sepak bola. Tim kuat sekalipun bukan tidak mungkin dikalahkan bahkan oleh tim promosi sekalipun. Lagi pula kompetisi ini masih panjang, masih ada banyak waktu untuk memperbaiki diri. Jadi posisi Chelsea sekarang bukan tak mungkin direbut oleh tim lainnya dengan syarat mereka mampu bermain konsisten.

Untuk Gunners, yah penulis sebagi GOOners tentu saja merasakan kekecewaan yang amat sangat atas hasil yang tidak begitu menguntungkan ini. Malah, jika penulis tak bisa mengontrol diri ingin rasanya menangisi ketidakberuntungan Gunners ini sejadi-jadinya. Namun kembali, bagaimanapun sepak bola hanyalah suatu permainan yang menuntut agar ada yang menang dan kalah. Tak ada kekalahan yang tak menyakitkan, tetapi bukan berarti kita menjadi begitu rapuh dan cengeng hanya karena tim kesayangan kita mesti tunduk di tangan lawan. Bagi penulis ada beberapa faktor yang membuat penulis enggan membuang-buang air mata untuk hasil yang kurang baik ini, diantaranya:

  1. Gunners menjalani laga tandang (Away) di kandang lawan.
  2. Ini baru pertandingan ke-7, yang notabene masih aka nada 20’an pertandingan lagi untuk dihadapi.
  3. Masih ada Liga Champion, Piala Carling, dan Piala FA.
  4. Gunners bermain tanpa Fabregas, Van Persie, Bendtner, Walcott, Vermalen (skuad inti).
  5. (Ini) bukan pertandingan yang menentukan.
  6. Dan alas alasan-alasan lain yang tidak mendasar.

Penulis sih hanya berharap, hasil yang kurang mennguntungkan ini semoga tidak terlalu mempengaruhi laga-laga yang bakal dilakoni Gunners ke depannya baik di liga domestic seperti EPL, Carling, dan FA, pun di Liga Champion. Toh, perjalanan masih panjang, masih akan ada derby serupa di Emirates awal tahun depan, disanalah sebenarnya yang akan lebih menentukan. Ingat, selama bola masih bergulir di lapangan apapun masih bisa terjadi. Jadi GO GUNNERS GO!!! We always support you Guys.. :) :) :)

Jumat, 01 Oktober 2010

Gunners Latest Match

Guys, kayaknya usah lamaaaaa BGT penulis gak posting ttg my Favorite Team ever: ARSENAL!

hemhh, udah 4 pertandingan berlalu sejak terahir penulis posting about them! Dan, ahad besok (3/10) one of the biggest, hotest, and best match *semoga-semoga* between Chelsea and Arsemal will be held on Stamfordbridge! *excuted, curios* Rekor pertemuan terakhir sih Gunners kalah dari the Blues 0-2. Berhubung partainya belum digelar, nih penulis kasih laporan 4 pertandingan Gunners yang udah dihelat!


1# Gunners 4th Match on EPL 10/11 (vs Bolton Wanderes)
date: September 11th, 2010
place: Emirates Stadium, London, UK
status: Home
score: 4-1 (Win)

2# Gunners 5th Match on EPL 10/11 (vs Sunderland)
date: September 18th, 2010
place: Stadium of Light, UK
status: Away
score: 1-1 (Draw)

3# Gunners 6th Match on EPL 10/11 (vs West Bromwich Albion)
date: September 25th, 2010
place:Emirates Stadium, London, UK
status: Home
score: 2-3 (Lose)

4# Carling Cup 3rd Round (vs Tottenham Hotspur)
date: September 22th, 2010
place: White Hart Lane Stadium, London, UK
status: Away
score: 1-4 (Win)

5# Champion Group Qualification 1st match (vs FC Braga )
date: September 15th, 2010
place: Emirates Stadium, London, UK
status: Home
score: 4-1 (Win)

6# Champion Group Qualification 2nd Match (vs Partizan Belgrade)
date: September 28th, 2010
place: FK Partizan Stadium, Belgrade, Serbia
status: Away
score: 1-3 (Win)

well, dari 6 pertandingan terakhir Gunners statistiknya sebagai berikut:
Win: 4 times
Lose: 1 times
Draw: 1 times

Dari statistik di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa Gunners masih cukup kuat meski masih belum konsisten terutama di Liga Domestik saat para punggawa utama mereka seperti biasa *semoga tak menjadi kebiasaan* dihantam badai cedera! Dengan hasil seperti di atas saat ini tim asuhan Arsene Wenger ini menempati posisi ke-3 di klasmen EPL dengan tambahan 4 poin dari tiga laga terahirnya. Sedangkan di Champion league, tim asal London Utara ini memimpin klasmen grup H dengan 6 poin dari dua pertandingan. Selain itu, kemenangan 1-4 atas Tottenham membawa Gunners melaju ke babak ke-4 Carling Cup: melawat ke St. Jame's park, kandang New Castle United.

hemm, yang pasti ke depannya masih akan ada puluhan laga yang mestu dilewatin sama tim gudang peluru ini, tapi diantara yang paling dekat dan paling dinantikan adalah Derby London kontra pemuncak klasmen sementara sekaligus juara bertahan tim asuhan Carlo Ancelloti: Chelsea! Penasaran akan seperti apa jalannya pertandingam??? Yuuks stay tuned before TPI/Global Channel on Sunday night to watch that match..BE AWARE yaaaa....!!! *Always Hope the Best for GUNNERS* :))

Sabtu, 28 Agustus 2010

GUNNER's Third Match on EPL 2010/2011

Memasuki minggu ketiga sejak EPL musim 2010/2011 berlngsung yang artinya laga ketigapula bagi semua penghuni premiere league. Pun Arsenal yang malam ini mertandang ke kandang Balckburn Rovers dengan membawa misi balas dendam atas kekalahan mereka di pertandingan penutup musim 2009/2010. Bertanding di kandan lawan tak menyurutkan nyali Cesc Fabregas dkk, hal ini terbukti dengan keberhasilan memetik 3 poin dari hasil akhir pertandingan 1-2.   --> meskipun gak sesubur pertandingan sebelumnya tai Arsenal tetep masih layak untuk djadikan salah satu favorit juara musim 2010/2011 ini. :))

Minggu, 22 Agustus 2010

GUNNER's Second Match on EPL 2010/2011

weeww, Sabtu malem (21/08) atau sabtu sore waktu setempat, The Gunners menjalani laga kandang pertama atau laga kedua si EPL musim 2010/2011 menjamu Blackpool, tim promosi yang di pertandingan perdanaya sukses memperdayai Wigan Athletic 4-0. Dimotori oleh Theo Walcott dan Andrei Arshavin serta didukung oleh amunisi barunya, Camakh, tim besutan Arsene Wenger ini berhasil unggul 5-0 sampai turun minum. Gol tersebut masing-masing diciptakan Walcott dengan 3 gol, 1 gol melalui titik putih oleh Arshavin, dan 1 gol oleh Abu Diaby. Memasuki babak kedua, Blackpool yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-30-an bukannya mengejar ketertinggalan, malah justru semakin tertinggal dengan lahirnya 1 gol tambahan melalui kaki punggawa anyar tim asal London Utara yang dibeli dari klub asal Perancis Bordeaux, Marouane Chamakh. Di babak kedua ini pula, Wenger untuk kali pertama menurunkan dua pemaim inti Arsenal: sang kapten, Cesc Fabregas dan bomber andalan asal Belanda Robin van Persie. Masuknya kedua pemain ini membuat daya dobrak tim yang bermarkas di Emirates stadium ini menjadi semakin kuat walaupun hingga wasit meniupkan peluit panjang di akhir tanda pertandingan berakhir tak ada gol yang lahir dari kedua pemain yang baru saja sembuh dari cedera ini. Hasil positif ini tentu akan menjadi penambah motivasi bagi anggota the Big Four ini. Hasil tersebut sekaligus menegaskan bahwa GUNNERS memang masih mampu bersaing dan layak masuk sebagai tim favorit juara musim ini bersama tim Big Four lainnya. Meski begitu, kemenangan besar ini jangan sampai melenakkan para pemain mengingat peasing-pesaungnya yang lain pun mendapatkan hasil positif seperti Chelsea yang dalam sua pertandingan berhasil menjaringkan 12 gol ke gawang lawan tanpa pernah sekalipun kebobolan. Sementara tim big four lainnya, MU, meraih 3 poin dari 1 kali pertandingan. Semoga GUNNERS tidak lengah dan akan tetap (terus) mampu bersaing di tiga besar bahkan merebut tahta juara EPL musim ini..semoga..aamiin! GO GUNNERS GO! :))

Selasa, 17 Agustus 2010

GUNNER's First Match on EPL 2010/2011

Pertandingan big match antara mantan penghuni big four, Liverpool, melawan salah satu penghuni big four, Arsenal, menjadi salah satu duel terpanas yang dinantikan penonton setia English Premiere League (EPL) di minggu perdana musim kompetisi 2010/2011 ini. Pertandingan yang digelar di Anfield, stadion kebanggaan tim dari kota Liverpool ini diprediksikan banyak orang akan berlangsung seru. Namun, tidak seperti dugaan banyak pihak, di awal-awal babak pertama permainan kedua tim cenderung monoton dan mudah terbaca lawan sehingga tak ada gol tercipta sampai ahir babak pertama.

Akan tetapi yang menarik sekaligus ironis, pemain anyar The Reds yang baru saja merumput dengan kostum merah-merah kebanggaan klub yang dipimpin oleh seorang Steven Gerrad, Joe Cole, harus rela meninggalkan lapangan dan kehilangan kesmpatan untuk berlaga di dua pertandingan berturut-turut akibat mendapat ‘hadiah’ kartu merah setelah melakukan tekel berbahaya kepada pemain belakang Arsenal di menit-menit akhir babak pertama. Alhasil di sisa pertandingannya The Reds harus bermain dengan 10 pemain. Keraguan terhadap tim yang tidak begitu siunggulkan dalam pertandingan ini pun semakin menjadi. Namun, pada kenyataannya, meski bermain hanya dengan 10 punggawa, tim asuhan Roy Hodgson ini mampu unggul terlebih dahulu melalui David Ngog di menit ke 46. Dan keunggulan itu bertahan selama kurang lebih 40 menit sebelum gol bunuh diri dari Pepe Reina membuat skor menjadi imbang 1-1 sekaligus memupus kemenangan yang sudah di sepan mata bagi mantan anak asuh Rafael Benitez ini. Skor tersebut tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan di babak kedua itu.

Gol bunuh diri tersebut tak lepas dari gencarnya serangn di depan gawang Liverpool pasca lahirnya gol pembuka dari Ngog. Belum lagi kedua tim terlihat saling ingin terus menyerang terbukti dengan simasukannya Torres bagi kubu Anfield, serta Theo Walcott, Thomas Rosicky, dan terahir Robie van Persie di kubu tim yang bermarkas di Emirates Stadium ini. Setelah kelahiran gol penyeimbang yang dramatis tersebut, kedua kubu tak henti-hentinya saling serang. Bahkan permainan yang berlangsung cukup keras ini kembali mengusir seorang pemain di Injury time, kali ini dari kubu the Gunner, hingga komposisi menjadi imbang 10-10. Serangan bertubi-tubi dari Liverpool pun menjadi suguhan di lima menit waktu injury time, namun sayang hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor akhir tidak berubah 1-1.

Ada dua kemungkinan yang terajdi dalam pertandingan kali ini yakni mungkin saja Arsenal yang sedang diliputi keberuntungan (secra permainan merata-red) atau bisa jadi dewi fortuna masih enggan berpihak pada publik Anfield. Tapi yang pasti di luar semua itu, semuanya sudah ada yang mengatur. Menang, kalah, imbang meskipun sangat bergantung pada sejauh mana ikhtiar kita tetep kita harus percaya bahwa apa pun hasil usaha kita memang begitulah yang telah digariskan untuk kita. Namun, dalam olah raga tak ada hal yang pasti selayaknya matematika, jadi siapa mau berusaha lebih pasti akan menjadi pemenang. Meminjam quote dari novel best seller Novel Negeri 5 Menara,”man jadda wajada”, selama kita mau bersungguh-sungguh pasti bisa. Bagaimanapun dalam sebuah pertandingan menang atau kalah adalah resiko, kalau tidak siap menerima kekalahan yah mending diem aja di pinggir lapangan jadi penonton! :P

***

As Gooner I hope the best for Gunners. Even though the first match in this 2010/2011 season resulted in 1-1 which means they only got 1 point, it’s ok laah. There still more than 30 matches to play, the competition still go on. The chance to be the champion in this session still widely opens for them. Moreover, it’s just the first match. So, keep Fighting Gunners, do your best, we all support you, GO GUNNERS GO !!! ^%^