Sabtu, 14 Agustus 2010

EPL 2010/2011

Waahh..gak kerasa terhitung mulai sabtu ini (14/08) salah satu Liga Sepak Bola paling dinanti di jagad raya ini, English Premiere League (EPL) alias Liga Inggris resmi digulirkan. Kick-off musim 2010/2011 ini berlangsung di White Hart Lane ini mempertemukan dua tim underdog musim lalu: Tottenham Hotspur sang tuan rumah meladeni Manchester City yang pada musim kompetisi ini diperkuat oleh David Silva, yang beberapa hari yang lalu baru saja menjadi penyelamat tim matador dari kekalahan melawan Meksiko dalam friendly match pasca Piala Dunia di Afrika Selatan yang baru saja berlalu. Tak tanggung-tanggung di awal musim ini kita akan langsung disuguhi oleh duel bigmatch antara Arsenal kontra Liverpool di Anfield ahad sore (15/08) waktu setempat. Meskipun musim lalu Liverpool hanya mampu finish di posisi ke-7 klasmen, namun kekuatannya terutama di musim baru ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Jangan lupa tim yang kini diarsiteki oleh Roy Hodgson ini masih mempunyai seorang Steven Gerrad, yang baru-baru ini menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Hongaria di friendly match, sebagai jendral lapangan tengah dan juga Fernando Torres sebagai ujung tombak. Dan Arsenal pun, meski kemungkinan belum akan diperkuat oleh dua pemain intinya yang masih berkutat dengan cedera yakni sang kapten Cesc Fabregas dan Robin Van Persie sang striker, bukan berarti akan mengurangi semangat tempurnya. Intinya, keduanya memiliki peluang yang sama besar untuk mengantongi tiga angka. Pekan sebelumnya kita baru saja menyaksikan big matdh lainnya dalam ajang Community Shield sebagai ajang pembuka EPL yang mempertemukan kampiun EPL melawan juara Carling Cup di musim sebelumnya (Chelsea Vs Manchester United), yang berkedudahan 3-1 bagi kemenangan The Red Devil. Apakah itu pertanda bahwa tampuk kekuasaan EPL akan kembali ke tangan Manchester United? Atau Chelsea masih akan tetap melanjutkan Kedigdayaannya di musim ini? Ataukah Arsenal yang dua musim terahir difavoritkan namun selalu terseok di paruh musim kedua? Atau bahkan Liverpool yang musim ini hanya bisa bertanding di level Piala Eropa setelah terlempar dari zona Champion? Atau mungkin tim-tim Unserdog seperti Tottenham Hotspur atau machester City yang akan keluar sebagai jawara anyar di awal abad ke-21 ini? Perjalan EPL musim 2010/2011 ini baru saja dimulai, masih terlalu dini untuk menentukan siapa yang akan menjadi jawaranya. Dalam sepak bola, bagaimanapun kita harus mengingat satu hal: selama bola masih bergulir di lapangan, apa pun bisa terjadi. Tim dengan nama besar tidak melulu menjamin bahwa ia akan menang di setiap pertandingan, bahkan tak jarang tim papan bawah mampu menahan imbang atau malah mengalahkan tim-tim besar. Untuk mengetahui siapa yang akan menjadi jawara, jangan lupa ikuti terus setiap pertandingannya! Di bawah ini sudah dilampirkan jadwal kompetisi dalam satu musim ini, jangan sampai ketinggalan jadwal pertandingan tim favorit Anda yaa! ^%^

Jadwal EPL Musim 2010/2011
Saturday, 14 August 2010
Bolton v Fulham, 15:00
Wigan v Blackpool, 15:00

Sunday, 15 August 2010

Monday, 16 August 2010

Saturday, 21 August 2010
Stoke v Tottenham, 15:00
West Ham v Bolton, 15:00
Wigan v Chelsea, 17:15

Sunday, 22 August 2010
Fulham v Man Utd, 16:00

Monday, 23 August 2010

Saturday, 28 August 2010
Blackpool v Fulham, 15:00
Chelsea v Stoke, 15:00
Tottenham v Wigan, 15:00
Man Utd v West Ham, 17:30

Sunday, 29 August 2010

Saturday, 11 September 2010
Arsenal v Bolton, 15:00
West Ham v Chelsea, 15:00
Wigan v Sunderland, 15:00

Sunday, 12 September 2010
Everton v Man Utd, 13:30

Monday, 13 September 2010

Saturday, 18 September 2010
Stoke v West Ham, 12:45
Blackburn v Fulham, 15:00
Wigan v Man City, 15:00

Sunday, 19 September 2010

Saturday, 25 September 2010
Man City v Chelsea, 12:45
Birmingham v Wigan, 15:00
Fulham v Everton, 15:00

Sunday, 26 September 2010
Bolton v Man Utd, 12:00
Newcastle v Stoke, 16:10

Saturday, 2 October 2010
Stoke v Blackburn, 15:00
West Brom v Bolton, 15:00
West Ham v Fulham, 15:00

Sunday, 3 October 2010
Chelsea v Arsenal, 16:00

Monday, 4 October 2010
Wigan OFF Wolverhampton, 20:00

Saturday, 16 October 2010
Bolton v Stoke, 15:00
Fulham v Tottenham, 15:00
Newcastle v Wigan, 15:00

Sunday, 17 October 2010

Monday, 18 October 2010

Saturday, 23 October 2010
West Brom v Fulham, 15:00
Wigan v Bolton, 15:00

Sunday, 24 October 2010
Stoke v Man Utd, 13:30
Man City v Arsenal, 16:00

Saturday, 30 October 2010
Arsenal v West Ham, 15:00
Everton v Stoke, 15:00
Fulham v Wigan, 15:00

Sunday, 31 October 2010
Bolton v Liverpool, 13:30

Monday, 1 November 2010

Saturday, 6 November 2010
Bolton v Tottenham, 12:45
Blackburn v Wigan, 15:00
Sunderland v Stoke, 15:00

Sunday, 7 November 2010

Tuesday, 9 November 2010
Stoke v Birmingham, 19:45

Wednesday, 10 November 2010
Chelsea v Fulham, 19:45
Wigan v Liverpool, 19:45
Everton v Bolton, 20:00
Man City v Man Utd, 20:00

Saturday, 13 November 2010
Newcastle v Fulham, 15:00
Wigan v West Brom, 15:00
Stoke v Liverpool, 17:30

Sunday, 14 November 2010
Everton v Arsenal, 14:00

Saturday, 20 November 2010
Bolton v Newcastle, 15:00
Man Utd v Wigan, 15:00
West Brom v Stoke, 15:00

Sunday, 21 November 2010
Fulham v Man City, 16:00

Monday, 22 November 2010

Saturday, 27 November 2010
Bolton v Blackpool, 15:00
Stoke v Man City, 15:00
West Ham v Wigan, 15:00

Sunday, 28 November 2010

Saturday, 4 December 2010
Arsenal v Fulham, 15:00
Chelsea v Everton, 15:00
Man City v Bolton, 15:00
Wigan v Stoke, 15:00

Saturday, 11 December 2010
Bolton v Blackburn, 15:00
Everton v Wigan, 15:00
Man Utd v Arsenal, 15:00
Stoke v Blackpool, 15:00

Sunday, 12 December 2010

Saturday, 18 December 2010
Arsenal v Stoke, 15:00
Chelsea v Man Utd, 15:00
Liverpool v Fulham, 15:00
Man City v Everton, 15:00

Sunday, 19 December 2010

Sunday, 26 December 2010
Arsenal v Chelsea, 13:00
Fulham v West Ham, 13:00
Blackburn v Stoke, 15:00
Bolton v West Brom, 15:00

Tuesday, 28 December 2010
Chelsea v Bolton, 15:00
Stoke v Fulham, 15:00
West Ham v Everton, 15:00
Wigan v Arsenal, 15:00

Saturday, 1 January 2011
Liverpool v Bolton, 15:00
Stoke v Everton, 15:00
Tottenham v Fulham, 15:00
Wigan v Newcastle, 15:00

Tuesday, 4 January 2011
Arsenal v Man City, 19:45
Bolton v Wigan, 20:00
Man Utd v Stoke, 20:00

Wednesday, 5 January 2011
Fulham v West Brom, 20:00

Saturday, 15 January 2011
Stoke v Bolton, 15:00
West Ham v Arsenal, 15:00
Wigan v Fulham, 15:00

Sunday, 16 January 2011

Saturday, 22 January 2011
Arsenal v Wigan, 15:00
Bolton v Chelsea, 15:00
Everton v West Ham, 15:00
Fulham v Stoke, 15:00

Tuesday, 1 February 2011
Arsenal v Everton, 19:45
West Brom v Wigan, 20:00

Wednesday, 2 February 2011
Fulham v Newcastle, 20:00
Liverpool v Stoke, 20:00

Saturday, 5 February 2011
Stoke v Sunderland, 15:00
Tottenham v Bolton, 15:00
Wigan v Blackburn, 15:00

Saturday, 12 February 2011
Birmingham v Stoke, 15:00
Bolton v Everton, 15:00
Fulham v Chelsea, 15:00
Liverpool v Wigan, 15:00
Man Utd v Man City, 15:00

Saturday, 26 February 2011
Man City v Fulham, 15:00
Newcastle v Bolton, 15:00
Stoke v West Brom, 15:00
Wigan v Man Utd, 15:00

Saturday, 5 March 2011
Fulham v Blackburn, 15:00
Man City v Wigan, 15:00
West Ham v Stoke, 15:00

Saturday, 19 March 2011
Chelsea v Man City, 15:00
Everton v Fulham, 15:00
Man Utd v Bolton, 15:00
Stoke v Newcastle, 15:00
Wigan v Birmingham, 15:00

Saturday, 2 April 2011
Fulham v Blackpool, 15:00
Stoke v Chelsea, 15:00
West Ham v Man Utd, 15:00
Wigan v Tottenham, 15:00

Saturday, 9 April 2011
Bolton v West Ham, 15:00
Chelsea v Wigan, 15:00
Man Utd v Fulham, 15:00
Tottenham v Stoke, 15:00

Sunday, 10 April 2011

Saturday, 16 April 2011
Blackpool v Wigan, 15:00
Fulham v Bolton, 15:00

Saturday, 23 April 2011
Bolton v Arsenal, 15:00
Chelsea v West Ham, 15:00
Man Utd v Everton, 15:00
Sunderland v Wigan, 15:00

Saturday, 30 April 2011
Arsenal v Man Utd, 15:00
Blackburn v Bolton, 15:00
Blackpool v Stoke, 15:00
Wigan v Everton, 15:00

Sunday, 1 May 2011

Saturday, 7 May 2011
Everton v Man City, 15:00
Fulham v Liverpool, 15:00
Man Utd v Chelsea, 15:00
Stoke v Arsenal, 15:00

Saturday, 14 May 2011
Blackpool v Bolton, 15:00
Man City v Stoke, 15:00
Wigan v West Ham, 15:00

Sunday, 15 May 2011

Sunday, 22 May 2011
Bolton v Man City, 16:00
Everton v Chelsea, 16:00
Fulham v Arsenal, 16:00
Stoke v Wigan, 16:00


diambil dari http://news.bbc.co.uk/sport2/hi/football/eng_prem/fixtures/default.stm

Rabu, 11 Agustus 2010

About Novel (that) I Read

Sebenernya tulisan ini udah berumur sekitar1-2 minggu, tapi gara-gara terpotong dan penulis pun agak-agak sibuk duaminggu kemaren, ahirnya terlantar deh n baru bisa diedit+diposting today! Tapi, semoga temanya global kok jadi gak akan basi! hehe.. enjoy the posting! J

hemm..niat nih jadi produktif! hehe (sebenernya I just gotta keep my promise to keep writing! J)

Malem ini finally I finished it: reading a novel that I bought from my little sister’s friend. Sebenernya bukan karena niat-niat BGT pengen baca tapi lebih ke faktor penasaran aja gituh secara my little sister cekikikan aja as long as she read that novel! Selain itu doi juga kayak yang very very impressed BGT tuh sampe ngtweet yang intinya ya itu kesan doi yang sebegituu mendalam (lebay mode on!), bahkan yah doi juga samp berencana mau beli ajah tuh novel yang notabene udah doi baca (gak penting BGT gitu lho..! hoho). And after finally I finished it, I found it’s not so interesting that made me impressed of it. Tapi gimanapun I realized kalo selera orang tuuh yah emang beda-beda, gak bisa lah karena menurut kita cerita novel anu rame maka mutlaklah tuh cerita rame buat semua orang, IMPOSSIBLE! (kalaupun ada kemungkinannya tuh yah 0,0001 % yang pokoknya gak nyampe 1% acan deh! heu).

Adapun garis besar novel yang baru aja beres dibaca yaitu tentang cewek di pertengahan 20’n yang cantik lah, supel lah, gaul lah, hard working lah, modern lah, laris manis lah, pinter lah, lengkap dengan tiga orang sahabat nan setia, kerjaan yang asik, ortu yang suportif n tajir, n selalu gak ketinggalan beberpa cowok yang dari sekedar mampir nyampe yang bener-bener singgah di hatinya. Pokoknya, selayaknya novel remaja-dewasa awal kebanyakan yang kebanyakan gak jauh-jauh dari tema C.I.N.T.A pasti menampilkan tokoh utama yang seems too perfect deh kayak yang tadi itu: cantik lah, pinter lah, segaa rupa yang bagus-bagus deh (srik aja yah!). Tapi di novel ntu sang penulis masih menunjukan sisi manusiawinya: manusia gak sempurna, sperfect-perfectnya pasti ada kekurangannya yang dalam cerita itu berupa pola dan gaya hidup si tokoh utama tadi yang penuh kepulan asap rokok n alcohol plus dugem, dsb. Intinya sih doi tuh cewek yang gak mau ribet dan penuh ide gila yang salah satunya macain orang dengan huruf awal berbeda-beda memenuhi susunan alphabet! And she got success of her planning of 25 words even X and Q even though she had problem in finding her last word ‘L’ for completed her list! Intinya sih finally doi nemu, dua orang sekaligus malah! Tapi ahirnya gak jadi ma dua-duanya coz yang satu mati gara-gara penyakit sedangkan another ‘L’ yang bahkan dah hampir nikah ma doi keGAP lagi cheating on her.

So, mati, gak jadi sama siapa-siapa adalah perpaduan ending yang sorry to say…not my favorite one. Gak tau deh, I don’t like that kind of ending coz kayaknya tuh apa yah gak bersahabat BGT deh sama pembaca. Besides, this kind of story yang tokoh utamanya perfect BGT lah, awalnya gak percaya sama yang namanya cinta tapi ujungnya “memuja” cinta lah pokoknya mah yang semodel begitu deh. Gak ngerti juga deh kenapa tuh my sister really impressed ma tuh novel. Well, kembali lagi bahwa selera orang emang beda jadi sebenernya doi mau suka kek, enggak kek yah sah-sah aja, iya toh? hehe.

Ending emang sering kali jadi bagian yang paling apa yah bingug, pokoknya gak jarang cerita yang udah terjalin manis ditutup dengan ending yang kejam atau cerita yang dah mengalir asik kehilangan gereget di ahir cerita. Tapi, diantara semua ending paling enggak suka sama cerita yang endingnya gantung a.k.a maen tebak-tebakan gitu ma pembaca wuihhh suka berasa nyesel aja gituh dah ngabisin waktu buat baca novel setebel ratusan halaman yang berakhir dengan sebuah teka-teki! Walaupun, gak jarang yang ternyata enjoy dengan ending yang seperti itu. Biar pembaca menyimpulkan masing-msing kan mereka punya interpretasi tersendiri, kilah sang pembuat ending gantung. Iya kalo yang baca punya imaginasi segitunya, buat mereka yang daya imajinasinya standar mah yah bingung juga deh ujung-ujungnya. yah, meskipun kembali lagi itu mah hak prerogative penulis sebagai yang empunya cerita.

Dan you know what cerita satu cewek yang diantara dua cowok beda kepribadian yang ahirnya salah satu dari mereka kudu pergi dari kehidupan si cewek gara2 penyakitan sampai menemui ajalnya udah gak begitu asing juga. Dengan kata lain, cerita-ceritanya itu tipikal teenlit BGT deh, jarang ada yang tokoh utamanya cowok trus dierebutin 2 cewek deh coz penulisnya juga emang rata-rata cewek jga sih. Beda sama novel islami yang rata-rata ditulis sama kaum Adam, disana mah giliran kaum mereka yang jadi pujaan banyak hawa. Yah, gimana enggak, udah soleh, tampan, pinter, meskipun kalau dari segi perekonomian mah tergolong standar tapi dengan sosoknya yang tadi itu udah lebih dari cukup deh buat jadi calon menantu ideal. Penokohan juga jadi hal yang gak kalah penting. Rata-rata tokoh utama dalam sebuha cerita terusus novel itu selalu menokohkan pemeran utamanya sebagai sosok yang sempurna meski dalam kehidupan nyata jarang lah kita bakal nemuin tokoh yang sesempurna itu. Tapi, kembali sebagai cerita fiksi yang gak nyata alias hanya rekayasa yang mana suka-suka-penulis mau tokohnya kayakgimana, ceritanya kayak gimana, nama tokohya siapa, jadi yah bebas-bebas aja tuuh selama masih dalam koridor fiksi.

Sekarang ini penulis lagi baca novel 5 menara, belum beres sih tapi so far lumayan menarik. Cerita novel yang terinspirasi kisah nyata di masa lalu yang bisa menginspirasi banyak orang gitu tuh yang penulis suka. Tetralogi Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata yang menjadi pioneer novel-novel dengan kisah serupa (based on experience) seperti halnya 5 menara dan beberapa lainnya, menjadi beberapa buku favorit penulis. Dalam novel-novel itu persahabatan dan pendidikan menjadi dua tema sentral. dan penulis sih lebih cenderung seneng sam novel-novel yang menginspirasi gitu daripada novel pure roman yang mengharu biru dengan kisah cintanya, atau teenlit-teenlit yang gak bakalan jauh dai seputaran cinta. Bukannya penulis gak seneng sama kisah cinta atau novelbertema romantic, tapi penulis cenderung lebih seneng kalo kisah cinta atau romantisme dijadiin bumbu dalamsebuah cerita bukan menjadi sajian utama. Tapi yah sekali lagi penulis tegaskan bahwa selera orang itu yah beda-beda jadi silakan menikmati jenis cerita yang anda sukai J.

Selain kisah pengalaman inpiratif, penulis juga lagi suka sama novel-novel lama karya Marga T. Meskipun inti ceritanya gak jauh-jauh dari kisah asmara tapi dari beberapa novelnya yang udah pernah penulis baca ceritanya gak berkesan cengeng. Latar belakang tokohnya yang hampir 90% dokter menjadi daya tarik tersendiri disamping kekompleksan tokoh-tokoh yang dirancangnya. Sebenarnya dalam penokohan, ia cenderung merancang tokoh utama yang almost even perfecto: tampang menarik, otak encer, postur ideal, ekonomi mapan (secara latar belakangnya dokter). Tapi yang cukup menarik adalah watak tokohnya yang cukup variatif juga plotnya yang cukup menarik dan berliku. O,y, satu hal lagi yang bikin penulis seneng sama novel-novelnya Marga T yaitu penulis bisa sedikit banyak kenal istilah kedokteran! Dan, sedokter-dokternya yang bertugas memberikan pelayanan yang terbaik paa masyarakat, meeka juga teteup mnanusia dengan segala perangai dan keterbatasannya.

Penulis juga lagi kesemsem sama Tetralogi Buru-nya Pramoedya Ananta Toer. Awalnya gak ngeh siapa Pak Pram, tapi lewat sebuah pemberitaan di Koran akhirnya penulis tau kalau pak Pram itu sastrawan yang dah nulis berbagai karya sastra dari mulai yang bentuknya novel, catatan sejarah, sampe memoar. Dari sekian banyak bukunya, penulis baru berkesempatan baca dua karyanya: Jalan Raya Pos, Jalan Deandles yang lebih berupa catatan sejarah, dan Bumi Manusia, novel pertama dari Tetralogi Buru. Awalnya sempet males secara bukunya itu loh..tebel! Belum lagi kisahnya yang nyeritain Minke, anak pribui yang berkesempatan mendapat pendidikan yang layak sehingga tumbuh menjadi anak muda yang cerdas dan fasih berbahasa Belanda. Yah setting ceritanya akhir abad 19 menuju abad ke 20, kental dengan unsur politik dn tatanan sosial di era penjajahan itu. Tapi yah setela memaksakan diri untuk meneruskan baca novel itu eehh..seru juga loh sodara-sodara sampe ketagihan (pengen nerusin ke buku-buku selanjutnya maksudnya! hehe). Maka, beberapa waktu yang lalu penulis mampir deh ke toko buku buat beli buku kedunya: Anak Semua Bangsa! Belum dibaca sih coz msih punya “tunggakan” baca, yah 5 menara itu di antaranya, heuheu. Mudah-mudahan niat hati penulis buat melengkapi 3 bku lainnya bisa terpenuhi bagaimapun caranya (maksudnya yah beli sendiri atau sipa tau ada yang berbaik hati pasca baca postingan ini tergerak untuk meringankan beban penulis dengan menghadiahi buku itu—bukunya pasti bakal dijaga sebaik mungkin deh, dijamin!— *ngarep* hoho).

Selain novel-novel di atas penulis juga lumayan suka sama novel islami semodel AAC, KCB, dll. Tapi yah gak semuanya, salah satu yang penulis suka itu Nafsul Mutmainah. Kisahnya tentang pertautan dua hati dua orang aktivis secara tidak sengaja dan tanpa disadari. Yah intinya, perasaan bisa tumbuh jika melulu ada kontak sekalipun tidak melakukan kontak secara langsung (yang seneng komunikasi via sms ato telp secara intens sama lawan jenisnya, ati-ati loh, perasaan itu mengintai meski tanpa tatap muka), kira-kira begitulah inti pesan tuh novel (kalo salah maaf yah, penulis kan Cuma pembaca yang mencoba menginterretasikan apa yang ia baca, bukan penulis yang tau bener seluk beluk dan arah ceritanya). Kalau juul-judul yang lainnya, yah so-so lah. O,y, penulis juga seneng sama novel Cinta yang Terlambat dan The Kite Runner, dua novel terjemahan karya penulis Pakistan dan Afghanistan yang juga masih bertema islami. Nah kisah cinta yang kayak di Cinta yang Terlambat itu yang penulis suka Aariz yang tampan tapi dingin didampingi Zest yang lembut nan penyayang. Meskipun Zest sering kali berurai air mata, tapi gak berkesan cengeng kalo menurut pandangan pribadi penulis mah. Kalau kisahnya The Kite Runner bahkan sampe bikin air mata penlis bercucuran, tapi sayangnya pasca mencapai klimaks apa yah disebutnya tempo sama tone (maaf yah kalo salah) ceritanya menurun euy kata penulis mah. Dan sayangnya kimaks cerita dir terlalu dini entah cerita pasca klimaks dibikin terlalu panjang.

Unuk jenis novel yang lain, penulis cukup suka novel petualangan dan komedi. Penulis sempet baca meski gak tamat kambing Jantan sama Ayat Amat Cinta. Untuk yang petualangannya penulis pernah baca Sherlock Holmes-nya adek, sama Negara Kelima kalau yang Indonesia-nya. Sebenernya Negara Kelima lebih cenderung ke novel sejarah yang dibalut dengan bumbu thiller soalnya fokus cerita ntuh novel ada dipencaian benda bernilai sejarah tinggi yang henda disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, cerita diperumit dengan intrik di dalam tubuh polri yang notabene adalah symbol penegak hukum di negeri ini. Es Ito sebagai penulis juga membahas mengenai hubungan Alexander the Great dan Pulau Atantis yang terkenal itudengan bangsa ini dari sudut pandang sejarah masa lalu. Tidak ketinggalan tokohtokoh sjarah masa lalu semacam Socrates, Ptolomeus, Salomon, dll pun sedikit dikupas. Yah karena dasarnya penulis memang suka sama Sejarah juga mungkin ya makanya penulis bisa anteng ajah baca nih buku. Dan, satu lagi yang bikin penulis suka sama nih buku: endingnya! Sebenernya bukan yang pertama juga ending kayak gituh, tapi emang ngena dan pas aja sih kalo buat penulis.

Itulah kriteria dan jenis novel yang penulis suka. Dari segi cerita, penulis seneng yang pokoknya logis, ngalir, dan memberkan kejutan-kejutan. Dari segi penokohan, penulis gak begitu suka sama tokoh utma yang begitu perfecto. Dari segi alur, penulis lumayan seneng sama yang ake alur maju-mundur. Dari segi latar belakang, gak begitu jadi soal, tapi kalo buat cerita roman penulis lebih seneng kalau tokoh utamanya udah terikat secara sah (baca: nikah) dengan atau tanpa paksaan. Dan ini yang paling penting dari segi ending, penulis paling seneng sama khir kisah yang manis dan paling gak suka sama kisah yang akhirnya dibiarkan menggantung! Buat penulis mending mati sekalian, pisah sekalian, atau ending paling tragis sekalipun masih lebih menghargai pembaca (maksudnya tidak membiarkan pembaca dilanda kebingungan setelah menamatkan berates-ratus halaman demi sebuah tanda tanya besar di akhir cerita! L).. Tapi pada intinya asal resensinya bisa mengusik hati dan pikian penulis aja, penulis sih selama tuh buku bisa dibaca yah dibaca aja dulu, selanjutnya? nanti bagaimana saja J.

Nb: mohon maaf jika saat membaca postingan ini Anda merasa kebingungan, kesalahan ada pada tangan dan keyboard PC penulis.. J

Senin, 09 Agustus 2010

Inception


Hwaaa..akhirnya kesampean juga nonton Inception! Setelah sekian lama menunggu dan sekian kali gagal, akhirnya tadi siang I watched it! Yeahh! Gak tau kenapa penasaran aja ama ntuh film secara jajaran pemaennya itu loh..beuhh ada Leonardo di Caprio, Ellen Page, Marion Cotillard, sampai Ken Watanabe! Truz penulis udah baca resensinya duluan sih jadi sedikitnya udah agak ngerti sama inti ceritanya, makanya makiiin penasaran aja pasca baca tuh resensi kayaknya seru gimana gituh. Dengan semangat 45 penulis ngebuletin tekad buat nonton deh, dan mulailah looking for parrner. Setelah berkali-kali gagal “mempengaruhi” orang buat nonton tuh film (kayaknya mantranya lagi gak kuku! hoho) akhirnya penulis terpaksa nonton seorang diri L. Tapi gak papa deh yang penting jadi juga nonton tuh movie! J


**Nih synopsis singkat about ntuh film!**

Alkisah Dominic Cobb (Di Caprio) seseorang dengan kemampuan masuk ke dalam mimpi orang lain untuk kemudian mencuri informasi penting dari sang target. Lebih jauh kemampuannya telah mengantarnya menjadi seorang “pencuri mimpi” professional. Suatu ketika ia mendapat tawaran untuk melakukan insepsi (penanaman ide) pada Robert Fischer (Cillian Murphy) oleh Saito (Ken Watanabe) yang merupakan rival bisnis Maurice Fischer, ayah Robert. Ia pun setuju dengan sayarat ia akan bisa pulang untuk berkumpul kembali dengan kedua buah hatinya Philippa dan James yang sudah lama terpaksa ditinggalkannya jika ia berhasil melaksanakan misi tersebut. Setelah menemukan kata sepakat ia pun mulai merancang strategi demi kesuksesan tugasnya dengan dibantu Arthur yang tak lain rekan kerjanya. Strateginya dimulai dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari Ariadne (Ellen Page), mahasiswi cerdas yang bertugas sebagai arsitek guna merancang labirin dalam mimpi; Eames (Tom Hardy), seseorang yang bisa merubah wujudnya dalam mimpi; dan Yusuf (Dileep Rao), seorang ahli kimia. Dengan ditambah Saito yang bersikeras ingin ikut masuk ke alam mimpi Robert, mereka berenam pun masuk ke alam mimpi yang sudah dirancang sebelumnya sebanyak tiga lapis sekaligus! Semua itu hanya demi stu tujuan: menanamkan ide pada Robert agar tidak menuruti petuah ayahnya untuk mengembangkan bisnisnya yang berpotensi menyaingi bisnis perusahaan Saito. Dalam perjalanannya mereka rupanya terganjal sejumlah masalah diantaranya kenyataan bahwa Robert sudah pernah dilatih untuk pertahanan di alam mimpi sehingga ia secara otomatis sudah memiliki “pelindung” di alam mimpi yang cukup menyulitkan dan bahkan hampir saja menghancurkan rencana Cobb dkk. Belum lagi sosok Mal (Marion Cotillard), nyonya Cobb yang telah wafat bunuh diri akibat terkungkung ide yang ditanamkan oleh suaminya sendiri ketika mereka sama-sama berada dalam dunia yang mereka bangun di alam mimpi sana bahwa dunia yang mereka miliki tak nyata dan jalan keluarnya adalah kematian!, yang senantiasa membayang-bayangi Cobb saking merasa bersalahnya. Tak ada pilihan lain bagi mereka kecuali melanjutkan misi hingga selesai atau terjebak dalam Limbo, dunia mimpi tak berujung yang sangat lama dan menyakitkan. Maka sejak saat itu, bahu membahu mereka berusaha untuk bisa menuntaskan misi mereka dan segera kembali ke dunia nyata, terutama Cobb yang sudah sangat rindu untuk kembali melihat wajah kedua anaknya yang tak sempat dilihatnya ketika ia memutuskan untuk ”mengasingkan diri” dari kediamannya pasca kematian istrinya, Mal. Bisakah Cobb kembali bertemu kedua anaknya? Apakah warisan rahasia nan penting tuan Fischer pada anaknya, Robert? Semuanya akan terjawab di akhir film. Namun pertanyaannya kemudian, apakah semua (yang dialami) Cobb itu nyata atu justru masih berada di alam mimpinya?

**Review Pribadi**

Okeh, secara pribadi I Like this movoe but not very much, I just like it! O,ya, to be honest kalo gak baca dulu resensinya di tabloid langganan, penulis gak yakin bakal langsung ngerti gituh ajah sama alur cerita nih film secara cukup complicated. Dan satu hal lagi:, penulis masih bingung euy sama endingnya whether he is really in the real life or even it’s still part of his dream world? The ending is such lead us to guess..hem ngajak main tebak-tebakan! Ahh..kind of ending that I don’t really like mostly! However, overall, yah seru sih meskipun actually I don’t really like that kind of genre moreover that kind of ending..hehe. Dan satu hal lagi yang menarik: pesona Leonardo di Caprio! Eehh..perasaan ada satu fakta unik yang menggelitik penulis that is dari beberapa dari sekian banyak film yang masang do’I jadi bintang utamanya hampir pasti do’I gak pernah punya kisah yang happily ever after in the end of the story. For instance, di Titanic do’I pisah sama si Rose; di Romeo-Juliet kan kalo menurut kisah orosinilnya mah both of them was dead; truz di Revolutionary Road do’I ditinggal mati istrinya yang kehabisan darah pasca ngegugurin janinnya; dan terahir yah di Inception ini do’I kudu merelakan istrinya yang mati bunuh diri saking terobsesi dengan ide gila buat hidup di alam mimpi biar bisa bahagia selamanya, padahal do’I maih really loves her and it’s hard for them to leave her even in his dream world! *tragis nian* Semoga di kehidupan nyata kisah cintanya bisa berahir dengan happily ever after! :D

*****

Next movie to see *wajib!*: Merah Putih Part 2 n Sang Pencerah ! *nantikan resensinya sodara-sodara* ^%^

Senin, 02 Agustus 2010

Goresan Hati Seorang Hawa

Mungkin diri ini terlalu naïf

Tapi beginilah aku

Dengan segala keterbatasanku

Dan segala kelemahanku sebagai kaum hawa

Yang cenderung menggunakan hati

Yang penuh sensitivitas

Dan bahkan mungkin mellow

Yah itulah aku

Yang terlahir sebagai kaum hawa

Namun

Terbatas bukan berarti tak mampu

Lemah bukan berarti rapuh

Hati bukan tanpa logika

Sensitif tak berarti emosional

Mellow tak berarti cengeng

Karena ku (wanita) hanya ingin dimengerti..


everlastingbeauty, August 2nd, 2010

by seorang hawa yang ada di dunia ini